ff can you hear my heart part 4



 

Tittle  : Can You Hear My Heart??
Author  : L.Syaoran
Cast  : Choi Siwon,Kim Taeyeon,Cho Kyuhyun,Lee Eunhyuk,Hyoyeon
Genre :Romance,Comedy
Length : Chapter
Rated : General
PART 4
“Semua berjalan dengan sangat lancar,Hyo-ah!!Aku senang sekali….”Hyoyeon hanya tersenyum senang ikut merasakan luapan emosi teman yeojanya yang satu ini karena berhasil mempererat hubungannya dengan seseorang yang sudah begitu lama dikaguminya sejak dulu.Orang yang Hyoyeon jelas tahu alasan sahabatnya ini ikut menyeretnya masuk sekolah ini
“Kau harus semangat,Yeon-ah.Aku yakin semuanya akan berjaln sesuai rencanamu,tinggal satu langkah lagi dan kau berhasil menyatukan takdirmu”Pipi Taeyeon sempurna memerah mendengar lecutan semangat yang diberikan teman terbaiknya ini.BINGO memang jika semua hal dia tumpahkan langsung pada Hyoyeon,semua ucapannya terkadang nyambung dan mengena tapi kadang entahlah dia memikirkan hal  yang membuatnya kesal yah seperti masalah setan yang Lupakan….Tidak perlu mengingat setan itu lagi
“Aku berencana menyatakan perasaanku minggu ini padanya,selesai acara penyeleksian tim inti sepak bola.Saat dia tidak ada kesibukan agar dia bisa jernih memikirkan perasaanku,Bagaimana menurutmu…”Tidak ada suara tanggapan dari orang yang diajak bicara Taeyeon.Kesal dan menjengkelkan memang jika kita mengajak orang bicara dan sama sekali tidak digubris
“Apa yang dia perhatikan sih?Inilah yang kadang membuatku kesal padanya,padahal sedang asyik-asyiknya…”Akhirnya yeoja di sampingnya bergerak.Dia menarik tangan Taeyeon agar ikut melihat apa yang sedari tadi diperhatikannya
“Yeon-shii,Lihatlah gadis itu”Mata Taeyeon kini mengikuti arah mata sahabatnya itu dengan bibir yang dicibirkan bingung lebih tepatnya heran
“Untuk apa memperhatikan orang yang sama sekali tidak dikenalnya sih?Dasar anak ini,selalu saja ingin tahu”Kini Hyoyeon mendekatkan wajahnya di telinga Taeyeon dan mulai membisikinya sesuatu dengan mata yang tetap menatap intens seorang yeoja yang terus saja memperhatikan beberapa namja tepatnya seorang namja yang jelasnya Taeyeon tidak tahu itu siapa.Wajahnya manis dan lembut bahkan walau hanya  dilihat dari samping.TAPI
“Dia siapa?”Pertanyaan garing itu nongkrong begitu saja di kepala Taeyeon yang nampak mulai bingung dengan gadis itu
“Aku baru kali ini melihat wajahnya tapi dia sangat,sangat yeppo….”Mereka berdua terdiam sejenak,mulai serius memandangi lekat sosok yang berdiri satu tangga di atas tempat mereka di sudut kursi penonton lapangan sepak bola yang kini ramai dengan segerombolan namja yang sibuk menendang-nendang bola.Tempat yang seharusnya membosankan bagi seorang yeoja normal dan sekarang hanya ada tiga penonton di sana,3 yeoja yang pastinya kalau bukan karena suatu hal tidak akan ada di situ
“Tapi dia memakai seragam kita dan mana mungkin gadis secantik dia tidak pernah kita lihat?Bukankah gadis cantik dan manis di sekolah kita semuanya terkenal?”Kedua yeoja sok tahu ini terus berkutat dengan pikiran mereka masing-masing.Semakin dilihat gadis itu semakin bersinar entah karena memang sosoknya tertimpa sinar mentari atau karena memang dia mengeluarkan aura tersendiri hingga membuat kedua yeoja ini harus menyipitkan matanya
“Apa dia murid baru?Karena…”Tercekat.Hyoyeon menghentikan ucapannya,berkali-kali menelan ludahnya kaku karena saat ini yeoja itu berbalik menatap mereka dalam diam
“Mati  kita!!”Tangan Taeyeon kini sempurna terlentang menutup tubuh sahabatnya.Dia mundur perlahan,mengatur nafasnya yang seperti berhenti sesaat.Entahlah,Tajam sekali matanya hingga membuat kedua yeoja gaje itu tampak…yah agak ketakutan lah
Gadis itu masih menolehkan wajahnya pada kedua yeoja yang kini menoleh ke depan,pura-pura cuek.Jika kedua botol yang dipegang Taeyeon bisa bicara mungkin dia sudah berteriak keras saking kuatnya Yeoja itu meramasnya karena rasa gugup yang menyerangnya
Hyoyeon melirikkan matanya takut-takut ke arah Yeoja yang kini juga menatap ke depan sebentar dan berbalik meninggalkan mereka berdua yang masih diam dan saling rapat seperti dua ekor kecoak yang terjepit di ujung tembok dan siap digempur dengan sapu di tangan
“Dia sudah pergi,Yeon-ah….”Suara nafas Hyoyeon yang kuat menyembur begitu saja di telinga Taeyeon yang langsung mengatur detak jantungnya yang nyaris berhenti
“Apa-apaan tadi itu?Matanya tajam sekali,mati kutu aku”Tangan Hyoyeon masih memegang bahu Taeyeon yang masih naik turun menyesuaikan nafasnya
Taeyeon memegang kedua botolnya kuat dan kembali mengumpulkan tenaganya untuk berteriak
“Masa bodoh dengan gadis itu,yang jelas sekarang aku harus mendukung Siwon-oppa”Taeyeon menarik nafasnya kuat dan mulai membuka mulutnya siap berteriak tapi tiba-tiba pandangannya tertuju pada wajah namja yang berbalik dan menatap aneh dirinya yang membuat suara gadis itu tercekat,terbuka begitu lebarnya tapi tidak ada suara teriakan seperti yang direncanakannya
“MWOO,Setan itu…”Seperti ada sesuatu yang memukul kepalanya saat Kyuhyun membuang mukanya dengan malas darinya.Sombong,angkuh,itulah kesan yang dapat ditangkap yeoja yang kini mulai melotot menangkap tingkah namja yang sama sekali benci di dengar namanya itu
Tamat sudah riwayat botol yang sempat menderita tadi.Taeyeon membuangnya ke lantai dan menginjaknya berkali-kali hingga botol itu sama ratanya dengan tanah.
“Apa sih maunya anak itu?Mau balas dendam karena kejadian tempo hari di kedai?Aissshhh,Moodku langsung rusak begitu melihatnya!!”Wajah Taeyeon itu kini persis besi bengkok.Suara gertakan terdengar jelas dari mulutnya,saat dikuasai amarah tangan Hyoyeon tiba-tiba menariknya berkali-kali
“Lihat yeoja itu melihat ke lapangan lagi,Yeon-ah!!Menurutmu siapa yang dia li…”Ucapannya terhenti.Dia memperhatikan wajah Taeyeon yang tidak menengok padanya,sibuk memandangi orang yang sepertinya dapat ditebak cepat oleh Hyoyeon
“Apa kau baik-baik saja?”Hyoyeon menelan salivanya kembali masuk,mendongak menatap wajah sahabatnya yang saat ini lebih mirip gunung meletus siap meledak
“HYAAAAAAAAAAAA!!!!!!”Suara itu berhasil menghentikan kegiatan yang ada di lapangan.Semua mata kini tertuju pada sesosok yeoja yang menginjak botolnya berkali-kali,gila sendiri di kursi penonton
“Dia kan Taeyeon dari kelas kita.Padahal dia cantik,manis dan pintar tapi aku sungguh takut mendekatinya”Seorang namja masih memandangi yeoja gila yang tidak lain adalah Taeyeon
“Memangnya kenapa?”Seorang namja jadi ikut-ikutan nimbrung dengan percakapan gaje namja sebelahnya
“Dia agak aneh”Alis namja itu naik sebelah mengatakannya dengan mata yang tidak berpaling dari yeoja yang saat ini berteriak keras di kursi penonton,persis orang gila
“Apa kau membuatnya kesal lagi,Kyu?”Kyuhyun dapat merasakan tepukan bahu yang diberikan Eunhyuk
“Bukan urusanku”Eunhyuk mencibirkan bibirnya bingung dengan Kyuhyun yang berjalan tidak peduli bahkan tidak menoleh kebelakang untuk mengecek ulahnya
“Dasar yeoja menyebalkan!!”
                                                ………………………………
“Kenapa hari ini aku begitu sial?Hyo latihan dance,ababil itu mangacaukan hidupku dan…”BRUUKK.Seorang namja lari terburu-buru hingga menabrak tubuh mungil yang kini menatap galak namja itu
“HYAAA,matamu kemana sih??”Namja itu hanya membungkuk dan kembali berlari.Jangankan membantunya berdiri,mengatakan maaf saja tidak.
“Semua namja kenapa selalu saja brengsek!!Dia,setan itu dan sekarang..”Taeyeon terdiam melihat namja itu berhenti tepat di samping seorang yeoja.Dan OMO yeoja itu adalah anak baru yang tadi hampir memakannya hanya dengan tatapan.Dia memandangi lamat yeoja yang kini mengambil ponsel namja yang tadi menabraknya
*FLASBACK*
“Sedang lihat apa?”Siwon beralih dari kegiatannya dengan cepat dan kaku.Membelakangi celah pintu yang dari sejam lalu ditongkronginya
“Ani,Bukan apa-apa.Taeyeon,kau sendiri kenapa di sini?”Yeoja itu memainkan kakinya malu-malu.Menunduk sambil memainkan kedua jarinya seperti bermain tebak-tebakan apakah jawabannya a atau b
“Begini,Hyo sedang ada latihan dance dan aku tidak punya teman pulang,jadi….”Lagi-lagi Yeoja itu memasang tampang imutnya yang jelas-jelas biasa saja di mata Siwon tapi mungkin karena rasa percaya diri yang tinggi yeoja itu berpikir bahwa Siwon akan mengikuti keinginannya
“Luluh….Luluh….Ayolah,Siapa yang akan tahan dengan wajah aegyoku ini”Berkedip berkali-kali seolah-olah sedang merayu namja jangkung yang tetap diam.Entahlah antara takut dan bingung
“Mianhae,Taeyeon.Aku tidak bisa,ada kegiatan klub yang harus kuurus”JGEEEERRRR.Syok berat hanya itu yang saat ini tergambar di wajah yeoja yang masih menatap nanar namja jangkung yang berlalu meninggalkannya.Dia berpegang pada knop pintu yang tadi diintip Siwon untuk menumpu tubuhnya yang serasa lemas
“Lukisanmu cantik sekali”Telinganya menangkap suara yang tiba-tiba muncul.Dia menoleh ke arah suara itu dan mendapati senyum menghiasi wajah yeoja yang tadi ada bersamanya di lapangan
*END OF FLASBACK*
“Apa mungkin gadis itu yang diperhatikan Siwon?”Mata Taeyeon masih menatap yeoja yang kini tersenyum ramah pada namja yang mengambil kembali hpnya dengan wajah sumringah yang sulit diartikan,melebihi kesenangan saat mendapat uang kaget atau nilai bagus
“Aigo!!Apa yang kau pikirkan Kim Taeyeon??Positif,Positif!!”Hanya kepalan tangannya sendiri yang mendarat di kepala Taeyeon.Dia menggenggam tangannya,mencari kekuatan meyakinkan dirinya sendiri
“Selama Siwon belum menyatakan siapa yeoja yang disukainya,aku tidak akan menyerah mengejarnya!!Taeyeon,Fighting!!Kau bisa!!”Langkah yang tadinya gontai kini mulai menapak dengan kuat di tanah berjalan beberapa meter dari yeoja tadi.Tiba-tiba sebuah pemikiran mencuat di kepalanya
“Tubuhnya tinggi dan langsing.Bagaimana mungkin ada tubuh seperti itu?Dia lebih mirip model daripada seorang siswa SMA.Dan dia…Cantik”Tiba-tiba langkahnya terhenti,Taeyeon memandangi tubuhnya dari bawah sampai atas.Kakinya pendek,tubuhnya kecil.Walaupun agak berisi tapi tetap saja tubuhnya mungil.Dia memperhatikan tubuh yeoja itu lebih teliti
“Kakinya jenjang,wajahnya mulus,lehernya panjang,dagunya panjang,hidungnya mancung,pinggangnya ramping sedangkan aku…”Matanya kembali menelusuri setiap sisi tubuhnya.Daripada dibilang anak SMA,kenyataannya adalah dia lebih cocok disebut anak SD
“Tidak boleh,Tidak boleh!!PositiF,Positif!!Wajahnya memang cantik tapi Taeyeon,kau juga tidak jelek!!Kau malah manis.Tidak ada yang lebih darinya,dia hanya menang tinggi”Kakinya kembali mendapatkan kekuatan untuk berjalan.Dia masih memperhatikan pergerakan yeoja yang kini masuk di salah satu gang.Taeyeon tidak berpaling,masih memperhatikan gerak tubuh yeoja itu dan DUUUKKKK
“Aww,Aissshhh”Tangannya kini mengelus-elus dahinya yang baru saja asyik menempel di tiang listrik.Taeyeon menoleh kiri kanan hendak memastikan mata yang mungkin saja menangkap tindakan bodohnya barusan.Karena tidak mendapatkannya,Dia kembali menapakkan kakinya mantap walau ada sedikit rasa malu teselip di wajahnya
“HYAAAA!!!”Tiba-tiba tubuhnya terhenti,Taeyeon menelan ludahnya kaku,mengerlingkan matanya mencoba menengok tapi kakinya tidak mau menurut
“Ini bukan urusanmu,Babo!!Jalan saja!!”Suara hati kini lebih mendominasi tubuh Taeyeon.Dia pun menatap lurus ke depan dan mulai menapakkan kakinya selangkah
“Aku tidak punya uang sepeserpun!!”Lagi,kaki Taeyeon kembali terhenti.Dari suaranya saja Taeyeon sudah tahu gadis baru itu dalam masalah tapi
“Ayolah Taeyeon!!Jangan mengurusinya,mau dia mati atau sekarat pun itu diluar tanggung jawabmu!!Kau bukan malaikat!!”Dan suara hati kembali menang.Walau nurani ingin bergerak tapi tetap saja tubuhnya tidak mau mengikuti.Taeyeon kembali menginjakkan kakinya selangkah tapi entah nasib sedang sial atau apa,suara itu lagi-lagi mengusik telinganya kali ini membuatnya berpikir yang tidak-tidak
“HYAAA,LEPASKAN AKU!!APA YANG MAU KALIAN LAKUKAN?”Kali ini nalurinya mencuat keluar menerobos semua pemikiran yang tadi selalu memaksa tubuhnya tinggal.Dia berlari menghadap maut,tepat di depan gerombolan yang belum disadarinya
“HENTIKAN!!LEPASKAN GADIS ITU!!”Suasana hening,semua mata tertuju pada tubuh mungil dan kerempeng yang berdiri dengan wajah yang garang lebih tepatnya wajah yang dipaksa agar garang.Sekumpulan Ahjusshi akhirnya melepaskan lengan yeoja yang sudah nampak ketakutan dan balas menatap heran Yeoja kerempeng dan mungil tadi
“Preman yang waktu itu?Bagaimana ini,apa lari saja?Pura-pura bodoh dan lari sekuat tenaga kabur dari sini?”Langkah Taeyeon mulai mundur selangkah bersiap melancarkan rencananya.Tapi sialnya dia harus mendapati mata yeoja yang kini seperti menganggapnya pahlawan yang mau menyelamatkannya
“Aisssh,Sial!!Aku bukan pahlawanmu,bodoh!!Aku juga yeoja,bukan namja yang kau harapkan menendang satu per satu Ahjusshi yang sama kuatnya dengan tembok ini”Yeoja itu masih menatap penuh harap Taeyeon yang tidak mampu bergerak dari tempatnya.Gagal sudah rencananya untuk kabur
“Mau apa kau anak SD!!”Ahjushi itu memasang wajah garangnya menghardik yeoja mungil yang mulai merasakan kakinya agak bergetar.
“Tapi tunggu dulu,Anak SD??Cukup sudah!!Kenapa semua orang menghakimiku seperti ini?Tidak bisakah itu hanya terlintas di kepalaku sendiri?”Penghinaan yang betul-betul mengenai hati Taeyeon
“HYA,Aku temannya tw,Aku anak SMA Chandong!!”Ahjusshi itu menatap serius yeoja mungil yang kini marah-marah tidak jelas.Dia tersenyum remeh memandangi tubuh yeoja itu dari atas sampai bawah
“Bagaimana mungkin anak sekecil dirimu seorang pelajar SMA,Tidak mungkin!!”Wajah yeoja itu sempurna merah karena terbakar amarah.Hal yang paling tidak bisa dimaafkannya adalah dianggap remeh orang lain terlebih jika orang itu belum mengenalnya
“APA KAU TIDAK LIHAT BAJUKU SAMA DENGANNYA?”Yeoja itu hanya dapat tunduk ketakutan melihat semua mata Ahjusshi itu menatap seragamnya
“Bos,Aku rasa dia anak SD Chandong.Kudengar sekolah itu punya berbagai tingkatan di sekolahnya mulai dari SD sampai SMA.Tidak salah memang kalau baju mereka sama”Suara bisikan itu terdengar jelas di telinga Taeyeon.Habis sudah kesabarannya.Ini penghinaan tingkat tinggi,mengatainya anak SD sama saja dengan menghina dirinya yang telah salah diciptakan oleh Tuhan.
“YAKKK,AKU BUKAN ANAK SD!!”Entah kekuatan dari mana,rasa takut Taeyeon mendadak hilang tergantikan oleh rasa amarah.Dia berjalan cepat mendekati gerombolan preman itu dan menunjukkan kartu pelajarnya tepat di wajah bos mereka yang kini terbata-bata membaca tulisan di sana
“K-I-M…..T-A-E-E-E-YE-YE---OO—NN,S—M-A-A—CHA—DONGG,KE---LASS---“Belum selesai dengan ejaannya,Taeyeon sudah buru-buru mengeluarkan benda dari dalam tasnya.Sebuah kotak persegi dengan berbagai persegi aneka warna di dalamnya
“Apa itu?”Seorang Ahjusshi kini tampak mulai penasaran dengan benda itu.Dia menundukkan kepalanya,menelusuri semua sudut benda yang masih dipegang oleh Taeyeon dengan satu tangannya
“Kalau aku anak SD,aku tidak mungkin bisa melakukan ini…”Semua Ahjusshi termasuk yeoja yang ditahan tadi terbelalak melihat gerakan cepat tangan Taeyeon yang memutar-mutar benda itu hingga sewarna.Dia sangat cepat bahkan belum sampai 10 detik,benda itu sudah tersusun sesuai warna di tiap sisinya.
“Wah,Hebat!!”Suara riuh tepukan tangan memnuhi lorong itu.Menyadari semua perhatian sudah tertuju padanya,Dia menggerakkan manik matanya pada yeoja yang kini ditinggal begitu saja semua Ahjusshi yang sudah tersihir permainannya.Dia menggerakkan matanya ke samping menyuruh yeoja itu agar lari secepatnya dari tempat itu dan alhasil yeoja itu manyelinap tanpa ada yang menyadarinya,semua terlalu terfokus pada gerakan cepat tangan Taeyeon yang dengan telaten membalik-balik kotak persegi itu
“Bagaimana?Apa kalian masih berpikir aku anak SD?”Ujung manic mata Taeyeon kini menangkap sosok gadis itu sudah menghilang dari gang.Dia menelan ludahnya mencoba bersikap sewajar mungkin di depan semua Ahjusshi yang masih menganga memandangi tangannya
“Nona,ajarkan aku!!”Mati sudah…Taeyeon membelalak mendengar ucapan Ahjusshi yang sepertinya adalah bos sekumpulan preman yang saat ini dihadapannya
Sudah 30 menit Taeyeon berkali-kali berteriak menyuruh Ahjusshi yang selalu saja salah memutar benda itu.Frustasi dan pening sudah menguasai gadis itu.Dia memegang kepalanya yang mulai keringatan gemas dengan ulah Ahjusshi itu
“Ahjusshi,besok saja dilanjutkan.Aku harus segera pulang,aku takut eomma mencariku.Permisi….”Tubuh Taeyeon sudah berbalik membelakangi mereka dengan perasaan yang gugup berharap niatnya kabur dapat terwujud
“Nona…”Suara itu benar-benar membuat jantung Taeyeon kembali berdetak tak karuan.Habis sudah dia kali ini,kejadian suram sudah terbayang di otak yeoja itu.Kalau bukan rumah sakit pasti kuburanlah tempat akhirnya.
“Ne..”Badan itu berbalik dengan kaku plus senyum bengkok yang jelas-jelas terpaksa
“Sepulang sekolah besok,kau harus mampir ke sini lagi.Ajari aku sampai tuntas,Arasso!!”Hanya anggukan kepala yang diberikan Yeoja tanggung yang kini entah seberapa kakunya wajahnya untuk tersenyum.Dia kembali berbalik,bersiap untuk pergi namun
“Tunggu,apa kita pernah bertemu sebelumnya?”Semua Ahjusshi plus Taeyeon dengan wajah sekaratnya kini sempurna memandang namja yang baru saja bangun dari tidurnya dan menunjuki Taeyeon tepat diwajahnya yang kini melotot menyadari siapa orang itu
“Bukankah dia preman yang waktu itu terkena kaleng tendanganku?”Hening,Semua orang menunggu jawaban dari yeoja yang pura-pura berpikir itu.Yeoja itu kembali berhasil mengelabui semua Ahjusshi yang ada di tempat itu dengan gelengan kepala plus wajah aegyo yang dibuatnya
“Pulanglah,nanti Eommamu mencarimu!!Ini sudah sore,Pulang sana!!”Taeyeon menunduk berkali-kali,setelah mengucapkan terima kasih dia kembali berbalik.Tapi sepertinya nasibnya belum selamat,belum 1 menit melangkahkan kakinya namja itu kembali berteriak keras
“Aku ingat!!Bukannya kau yeoja gila yang lalu melempar kaleng itu?”Mungkin sudah berkali-kali yeoja itu harus berbalik ke depan dan ke belakang.Dia sudah merasa bosan dengan semua ini.Harus apalagi dia sekarang,akalnya sudah habis untuk mengelabui semua Ahjusshi itu.Pasrah sudah dia sekarang,apapun akibatnya ini semua memang salahnya
“Ini semua salahmu,Babo!!Coba tadi kau lari saja seperti kata hatimu,ini semua tidak akan terjadi”Cuma wajah yang dibuat santailah yang kini menjadi satu-satunya pertahanannya agar dapat lolos dari situasi ini.Jika tetap tenang mungkin dirinya akan selamat,itulah hal yang sempat nyangkut di otaknya.Dan yap taktiknya lagi-lagi berhasil
“Mana mungkin,Yong Hwa?Dia gadis yang manis dan lugu.Tidak mungkin hal seberandal itu dilakukannya.Kita memang preman tapi setidaknya kita punya insting untuk membedakan mana yang salah dan benar.Dia seperti anak itik yang kehilangan arah,dia rapuh dan menyedihkan.Terlalu mungil untuk melakukan kesalahan dan dosa.Jiwa yang suci,sama halnya seperti anak SD yang tahunya hanya bermain dan belajar”Semua pandangan tertuju pada Ahjusshi botak berbadan kekar yang lebih mirip seorang Yakuza pembunuh.Semua menunduk mendengar ucapan yang tampaknya seperti siraman rohani,nampak khidmat menghayati setiap kata yang keluar dari mulutnya
“Aku langsung menyayangi anak yang ingin diakui sebagai wanita dewasa ini bahkan sekali melihat wajah tanpa dosanya itu.Dia berusaha keras walau kenyataannya dia tetap saja anak SD yang imut dihadapanku.Aku berani menjamin...”Alis Taeyeon sudah naik sebelah mendengar ocehan pria yang lebih pantas berada di penjara itu saking garang wajahnya
“Ternyata mereka tetap menganggapku anak SD.Menyebalkan memang,tapi biarlah setidaknya aku bisa kabur dari sini.Tapi bukankah adegan ini terlalu lebay?”Pandangan Taeyeon mengarah ke samping,malas memandangi adegan tangis-tangisan yang diperagakan oleh semua Ahjusshi yang ada di depannya.Taeyeon menelan salivanya jijik dengan salah satu Ahjusshi yang kini melap ingusnya di kaos salah satu temannya yang malah memeluk dada orang itu erat
“Apa sekarang ini mereka sedang memperagakan reality show agama dengan tema menyadarkan preman?”Keadaan kini tampak sangat aneh.Semua Ahjusshi itu terus saja terisak tidak jelas.Sebabnya?Tentu saja berawal dari permasalahan yeoja yang mereka anggap berhati suci yang saat ini hanya terdiam kaku,menatap aneh mereka semua
“Apa yang terjadi sih?”Isakan terhenti.Yeoja yang sedari dipikir Taeyeon sudah duduk di sofa menonton TV di rumahnya dengan cemilan di tangannya keluar memandangi heran semua Ahjusshi yang kini berhenti dari tangisnya.Memandang bergantian Yeoja itu dan Taeyeon yang masih membelakangi mereka,ternganga memandangi yeoja yang masih mencibirkan bibirnya bingung
“Sejak kapan gadis itu ada di sana?Jangan-jangan…”Telunjuk Ahjusshi yang tadi diajari memutar kotak persegi sempurna mengacung ke wajah Taeyeon yang sudah pucat pasi dan mundur ketakutan
“Mianhae,Ahjusshi!!Ini semua bukan keinginanku”Tanpa dikomando,tubuh Taeyeon kini berlari kencang meninggalkan semua Ahjusshi yang diam sesaat melihat tubuh yeoja yang sudah lari keluar gang
“Dia menipu kita.Padahal kukira dia gadis  yang lugu dan tanpa dosa,ternyata kita memang tidak bisa menilai orang hanya dari luarnya,Ha ha ha”Ahjusshi botak dan kekar yang tadi berkhotbah tidak jelas mulai senyum-senyum sendiri meragukan pemikiran yang menempel di otaknya.Dia menghentikan tawanya memperhatikan semua mata yang mulai menghakiminya
“Jadi,apa yang kita tunggu?Bukankah kita harus mengejar mereka berdua?”Pria kekar dan botak itu kembali tersenyum kecut mengharapkan kesalahannya dilupakan
“Sudahlah,sekarang kejar mereka sampai dapat!!”
                                                                        …………………..
“Aku capek….”Yeoja itu menghempaskan tangan Taeyeon yang menariknya kuat untuk terus berlari.Mereka berdua akhirnya berhenti sejenak untuk mengatur nafas yang sudah memburu ingin keluar bersamaan.Namun,sepertinya acara santai-santai mereka tidak bisa bertahan lama karena wajah garang dan marah Ahjusshi tadi tinggal beberapa meter lagi
“LARIIII!!!”Telunjuk Yeoja itu mengarah pada sebuah gang seolah-olah menuntun Taeyeon untuk berlari masuk kedalamnya.Tanpa pikir panjang lagi,kedua yeoja tanggung itu masuk ke dalamnya dan BUNTU!!!
 “Mereka lari ke sini!!”MATI SUDAH,Kuburan dan rumah sakit memenuhi otak Taeyeon.Pusing,semua benda terasa berputar di sekelilingnya.Baru saja mau berteriak,tiba-tiba suara isakan terdengar di sampingnya.WHAT,saat-saat gawat begini sempat-sempatnya yeoja itu menangis memanggil-manggil eommanya.
“Eomma,Tolong aku!!Aku belum mau mati!!Eommmaaa!!”Bukannya mencari jalan keluar,yeoja itu makin menambah beban yang menimpa kepala Taeyeon.Kesal,perasaan itu memenuhi dada Taeyeon.Ingin sekali dia menyumpal mulut Yeoja di sampingnya agar berhenti bersuara.Bukannya seharusnya dia yang saat ini menuntut kalau bukan karena yeoja bodoh ini,sekarang mungkin dia bisa menonton episode 10 acara kesayangannya “Keroro di Pulau Hantu”
“Hah…Padahal acara itu sedang seru-serunya.Kalau begini,aku akan kalah mulut lagi dengan Seohyun anak kelas sebelah besok.Dia pasti akan banyak mulut menceritakannya di kelasku.AKH,Membayangkannya saja sudah membuatku kesal…”Tangan Taeyeon sempurna menjambak rambutnya kesal.Tiba-tiba pandangannya tertuju pada sebuah lemari usang di pinggir lorong buntu itu dan lemari itu setinggi dirinya
                                                ……………………………………..
“Kenapa mereka tidak ada?Bukannya tadi lari ke arah sini?”Jitakan mendarat tepat di kepala Ahjusshi botak dan kekar itu.Dia memegangi kepalanya yang sakit dan terus menunduk sambil sesekali pandangannya mengecek setiap sudut lorong buntu di sana.Pandangannya terhenti di sebelah lemari usang di sudut lorong itu
“Sepertinya mereka kabur lewat sana”Telunjuk salah satu anak buah preman itu mengarah pada tapakan kayu yang tersusun sedemikian rupa di tembok seperti membentuk tangga untuk naik melompati pagar
“Berarti mereka belum jauh,Ayo kejar!!”Nampaknya hanya satu orang yang masih tinggal di lorong sunyi itu dan orang itu adalah Ahjusshi botak dan kekar itu.Dia masih terdiam memandangi lamat lemari usang di sudut lorong.Ada yang aneh,itulah pikirnya
“Apa yang kau lakukan di sini,bodoh!!Kejar mereka!!”Jitakan lagi-lagi mendarat di kepala Ahjusshi itu.Mau tidak mau dia harus mengikuti tarikan tangan temannya meninggalkan legangnya lorong itu
“Mungkin perasaanku saja”Dan pria itu pergi,hanya kesunyian yang kembali meliputi lorong itu.Selang beberapa saat,suara deritan terdengar dari lemari di ujung lorong.Tidak lama kemudian,sesosok tubuh menyembul keluar dari dalam lemari yang sama tingginya dengan yeoja yang baru keluar itu
“Huft,Hampir saja…”Dia memegangi dadanya yang hampir kehabisan nafas menahan perasaan tegangnya.DUUKK…Pandangan yeoja itu kini teralih pada suara tabrakan keras yang berasal dari dalam lemari usang itu
“Aww,Bisa tolong aku keluar?”Kini sesosok yeoja terperangkap di dalam lemari usang itu.Karena jangkungnya badannya,sehingga kepalanya harus tertekuk sedemikian anehnya agar bisa muat di dalam lemari yang sebenarnya hanya sepantaran bahunya.Sekali tarik dan sosok yeoja jangkung itu akhirnya keluar dari lemari yang kembali berdecit,sepertinya sebentar lagi akan rubuh karena kemasukan muatan yang melebihi kapasitas lemari yang jika dilihat dari keadaanya sudah puluhan tahun menjadi bangkai di lorong legang dan sepi itu
“Bisa-bisanya tadi kau menabrakkan badanmu ke lemari itu,Untung saja mereka tidak terlalu memperhatikannya.Kalau saja mereka menyadarinya,mungkin saat ini kita sudah berakhir di UGD bahkan lebih parahnya lagi aku berpikir keluargaku sudah menyiapkan pemakaman bagiku”Yeoja jangkung itu terus saja membungkuk dan menunduk takut menatap mata tajam yeoja yang hanya sepantaran dadanya itu
                                                ………………………
“Apa itu memang lorongmu?”Suara Taeyeon membuyar lamunan Yeoja jangkung itu.Dia menoleh kaget dan kembali mengingat hal yang sepertinya arah rumahnya
“Mmmm,Sepertinya bukan.Aku baru saja pindah jadi kurang hafal daerah ini.Mian…”Yeoja itu lagi-lagi menunduk,merasa bersalah dengan yeoja yang kini jalan di sebelahnya
“Gwenchana,Kau murid baru kan?Siapa namamu?”Suasana kini mulai mencair.Ada sedikit keakraban di antara mereka.Yah,hal itulah yang dirasakan yeoja jangkung itu hingga membuatnya kembali tersenyum manis dan bersuara dengan sangat semangat
“Ya,Aku baru pindah hari ini.Im Yoona Imnida,Kelas 2B”Langkah Taeyeon terhenti.Dia berpikir sejenak dan tiba-tiba perasaan tidak enak menghinggapi perasaannya menyadari itu adalah kelas yang sama dengan Siwon,namja yang disukainya
“Kenapa berhenti?”Lagi-lagi diam.Yoona mulai bingung dengan tatapan kosong yeoja mungil itu padanya.Namun yeoja itu berusaha tenang dan kembali jalan bersebelahan dengan Yoona.Kembali cuek,menyingkirkan pemikiran kusut yang menghinggapi perasaannya
“Kalau kau?”Lamunan Taeyeon buyar.Dia kembali focus dengan ucapan yeoja di sampingnya
“Kim Taeyeon,Kelas 2A…”Singkat dan cuek Taeyeon menjawabnya.Dia tidak menatap perubahan drastis wajah Yoona saat ini
“Oh…Nona Kim Taeyeon….Maksudku,Taeyeon-ah.Apa kau sekelas dengan Kyu?”Tidak peduli lebih tepatnya malas mendengarkan pertanyaan Yoona.Taeyeon masih saja jalan dengan cepat menurutnya yang tetap saja dapat dengan mudah disusul Yoona mengingat langkah pendek Yeoja itu
“Mmmm,Siapa?”Pandangan Taeyeon masih lurus ke depan pura-pura menanggapi pertanyaan Yoona yang menurutnya tidak penting
“Kyu,Kyuhyun?Apa kau mengenalnya?Dia sekelas denganmu,Cho Kyuhyun”Nama itu langsung menghentikan langkah Taeyeon.Dia berbalik cepat pada Yoona yang langsung kaget dengan gerakan tiba-tiba itu
“ Kau sebut apa tadi?Kyu?Maksudmu KYUHYUN??”Wajah Yoona sempurna ketakutan sekarang.Dia menelan ludahnya mundur selangkah menghindari wajah Yeoja yang lebih mirip setan itu.Menyadari hal itu,Taeyeon menarik wajahnya dan kembali menunduk
“Kenapa nama itu selalu saja nangkring ria di telingaku?Tuhan,bagaimana caraku lari dari nama itu?Aku sungguh tidak menginginkannya!!”Wajah bengkok dan kaki kesal menendang angin di depannya.Hanya itu yang dilakukan Taeyeon merutuki nasibnya sendiri.Dia kembali mengangkat wajahnya mencoba menengok wajah Yeoja yang baru saja menyebutkan nama yang membuat sakit gendang telinganya
“Apa ini?Kenapa dia jadi bersemu merah begitu menyebut nama Setan namja yang ababil,ketus dan lebih mirip malaikat penghilang kegembiraan itu?”Mata Taeyeon masih mengerjap-kerjap seperti panci yang meletup karena airnya sudah matang memandangi wajah merah Yoona
“Iya,Aku sekelas dengannya”Tangan kini menutupi mulut Taeyeon tidak percaya menatap wajah gugup Yoona yang makin manis saja di matanya dan hal itu memang tidak dapat dipungkirinya
“Betulkah?”Kini Taeyeon hanya mengangguk kecil menanggapi pertanyaan Yoona yang menggigit bibirnya seolah-olah bahagia mendapat pencerahan dalam hidupnya
“Ternyata dugaanku benar.Yeoja ini sepertinya sangat menyukai si Kyuk—atau siapalah nama brengsek itu”Senyum licik kini mengembang di bibir Taeyeon.Tiba-tiba saja pikiran jahat terlintas di kepalanya.Sebenarnya hal ini tidak jahat jika dilihat dari bagaimana usaha seseorang berusaha mencapai takdirnya bersama orang yang dicintainya.Dan hal itulah yang saat ini diusahakan Taeyeon untuk mencapai tujuan seperti yang dijelaskan tadi
“Bukankah hal ini bagus?Jika aku berhasil menyatukannya dengan si brengsek Kyu----atau siapalah namja tidak tahu sopan santun,sombong,tidak tahu malu itu maka tidak akan ada penghalangku untuk bersama Siwon”Senyum Taeyeon makin melebar.Skema rencana itu membuatnya sangat senang dan tampak seperti orang yang tidak waras
“Taeyeon-ah,kau tidak pa-pa?”Teguran Yoona menghancurkan lamunan Taeyeon yang sementara memikirkan Siwon yang hampir saja mendaratkan ciuman di bibirnya.Dia meraih kesadarannya dan cepat mengalihkan tangannya merapikan rambutnya yang sama sekali tidak kusut.Yoona hanya kembali tersenyum manis melihat tingkah Taeyeon lebih tepatnya senyum terpaksa mencoba menyembunyikan pemikirannya tentang anehnya gadis yang ada disampingnya ini.Taeyeon pun membalas senyum itu dengan senyum yang tidak kalah noraknya dengan senyum manis Yoona.Tidak lama senyuman itu berubah jadi seringaian licik dengan maksud tertentu.Yoona mulai bergidik melihatnya,namun Taeyeon malah makin mendekat pada Yoona dan mulai menyenggol lengannya
“Yoona,Apa kau tahu?Aku bisa membuatmu lebih dekat dengan…”Tercekat.Ucapan Taeyeon terhenti.Nama itu sesungguhnya sangat sederhana disebutkan namun entah kenapa mampu membuat Taeyeon muntah-muntah bahkan kejang-kejang menyebutnya.Entah karena alergi atau apa.Taeyeon mengumpulkan kekuatannya dan mengingat nama itu.Bagaimanapun nama itu harus terucap dengan wajar agar Yoona tidak tahu betapa suramnya hubungannya dengan namja brengsek itu.Harus tersembunyikan jika tidak,rencana dadakan ini akan hancur seketika.Wajah Taeyeon dibuat semanis mungkin menunjukkan betapa bersahabatnya wajahnya menyebutkan nama yang sebentar lagi keluar dan
“Kyuhyun…Dia Teman terbaikku di kelas”

Komentar

Postingan Populer